Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS pada tahun 2024 lalu, mayoritas penduduk Indonesia adalah mereka yang memeluk agama islam. Diketahui bahwa mayoritas muslim di Indonesia mencapai angka 87,2%. Besarnya angka ini, jelas saja menjadikan Indonesia penuh dengan peluang bisnis yang bersistem syariah.
Tentu saja peluang bisnis tersebut haruslah dikelola berdasarkan legal syariah yang sah. Legal syariah atau hukum syariah, adalah sistem hukum yang disandarkan pada prinsip-prinsip agama islam. Sistem hukum ini menekankan keadilan, transparansi, dan juga menjauhi unsur-unsur haram seperti riba, gharar, dan juga maysir.
Perlu diketahui bahwa sistem hukum ini berasal dari penjelasan kitab suci Al-qur’an dan juga dari Sunnah atau hadits-hadits Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Legal syariah ini memengaruhi banyak aspek-aspek penting dalam kehidupan bermasyarakat. Aspek-aspek penting itu seperti;
- Ekonomi syariah.
- Keluarga syariah.
- Pidana syariah.
- Perdata syariah.
- Tata negara syariah.
Ada banyak sekali contoh pengaplikasian legal syariah ini ke dalam kehidupan bermasyarakat. Dimulai dari;
- Perbankan syariah. Kegiatan perbankan yang seluruh prosesnya mengacu pada hukum-hukum Islam.
- Bisnis syariah. Kegiatan bisnis yang di dalamnya jauh dari praktik melanggar perintah Agama, seperti jauh dari tindakan penipuan, penyelewengan, dan lain sebagainya.
- Keluarga syariah. Proses di mana keluarga dipersatukan (akad nikah), dididik, dan dikembangkan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
- Perdata syariah. Melibatkan tentang proses persidangan seperti sengketa waris, jual-beli, utang-piutang yang dikelola sesuai ketentuan agama Islam.
Mengetahui bahwa legal syariah ini begitu penting untuk kehidupan bermasyarakat Indonesia yang didominasi muslim, maka wajar jika penerapannya menjadi hal yang wajib. Sayangnya, pengetahuan masyarakat akan legal syariah pada umumnya, masih dapat dipertanyakan.
Kebanyakan masyarakat Indonesia, terutama muslim masih menggunakan cara-cara yang tidak berdasarkan ketentuan dalam menghadapi masalah yang ada. Contoh saja masih banyak yang bingung tentang bagaimana caranya menjalankan bisnis yang jauh dari unsur riba atau gharar.
Oleh sebab itulah, pelatihan legal syariah wajib untuk didapatkan. Pelatihan ini wajib diikuti terlebih lagi bagi mereka yang bekerja di dalam lingkup bisnis syariah, atau juga perbankan syariah.

Lalu, di mana Anda bisa mendapatkannya?. Jawabannya adalah di Duta Mandiri Training atau biasa disebut Duta Training. Duta Training adalah Lembaga Sertifikasi Profesi resmi yang telah mendapatkan lisensi langsung dari BNSP (Badan Nasional Sertifikat Profesi).
Lembaga ini sendiri berbadan hukum PT, dan menyediakan banyak sertifikasi pelatihan BNSP, salah satunya adalah pelatihan Legal Syariah. Visi utama daripada Duta Training ini adalah Mengembangkan Potensi SDM yang Berasaskan Kebermanfaatan dan Profesionalisme.
Di dalam artikel ini, kita akan membahas lebih jauh tentang manfaat dan tujuan, serta materi apa saja yang bakal dipelajari dalam pelatihan legal syariah Duta Training.
Manfaat dan Tujuan Pelatihan Legal Syariah

Seperti yang Anda pahami melalui penjelasan panjang di atas, pelatihan ini bertujuan untuk dapat membantu peserta memahami aspek-aspek hukum terutama dalam proses kontrak berlandaskan syariah.
Peserta diharapkan mampu menyusun kontrak serta dapat mencegah atau juga menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan kontrak tersebut, sesuai dengan hukum-hukum syariah.
Materi Pelatihan Legal Syariah Duta Training
Ada banyak materi legal syariah yang bisa Anda pelajari dari Duta Training ini. Materi-materi tersebut seperti;
- Dasar dan Ruang Lingkup Penulisan Draft Kontrak Berbasis Syariah
- Memahami Tahapan Terjadi Proses Kontrak Syariah, dimulai dari tahapan promosi, inquiry, offer sheet, order sheet, dan export sales contract.
- Memahami Isi Pokok Dagang Ekspor. Contohnya seperti memahami hakikat dagang kontrak, penggunaan L/C, jenis-jenis L/C, dan lain-lain.
- Elemen-Elemen Kontrak.
- Prinsip Kontrak Berbasis Syariah.
- Negosiasi Bisnis Syariah, dimulai dari makna, tujuan, negosiasi berhasil, sifat baik dan buruk negosiasi, konsesi,asertivitas, dan kooperativitas.
- Aspek Hukum dalam Bisnis.
Materi-materi ini dapat Anda pelajari dalam 2 metode, yakni presentasi diskusi bersama dan juga studi kasus.
Inilah pembahasan lengkap tentang pelatihan legal syariah dari Duta Training. Apabila Anda berminat untuk segera mendapatkannya, hubungi saja langsung nomor WhatsApp: 0813-2610-6551 ini ya!. Semoga informasi ini bermanfaat.


